24,Agustus 2019
Terkadang apa yang kita harapkan berbeda dengan yang kita dapatkan. Seperti hari ini banyak hal baru yang di luar dugaan. Banyak hal yang dapat kita jumpai, banyak hal hal tak terduga yang dapat kita lihat kita rasa. Banyak orang yang masih membutuhkan pendengaran kita, kita juga masih butuh cerita mereka. Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari kisah mereka.
Semua itu bisa kita dapat kan dari sekeliling kita. Begitupun dengan ku. Aku mendapat kan pelajaran berharga, dari dua kisah dari dua orang tua lanjut usia. Yang bekerja menjadi penjual di sana.
Nenek yang sudah tua bercerita bahwa dia mempunyai putri yang cerdas berprestasi. Tanpa ada biaya sama sekali. Dari sorot mata ibu itu terlihat kebahagiaan. Dan ke banggaan begitu ketara di dua bola matanya. Dengan lancar beliau menceritakan tanpa ada rasa sungkan. Kita pun bisa bercakap cakap lebih mudah. Dia hanya menjual berondong jagung.
Dan satu lagi. Nenek yang kali ini usiannya lebih tua. Ia menjual kacang kacangan. Ia bercerita tentang hidupnya. Tentang bahwa ia hidup sendiri dengan cucunya. "Enak, omah gedhe tak enggoni dewe, karo putuku," (enak, rumah besar aku tempati sendiri bareng cucuku). Dari apa yang terlontar bisa kita simpulkan bahwa dia kesepian. Kurang lebih begitu, tapi ada kesamaan cerita. Bahwa dagangan mereka pernah disita. Namun memang sih susah jika berurusan dengan dinas. Mereka memilih rugi dari pada harus berurusan dengan pihak berwajib.
Untuk danggangan mereka, bisa di saat daganganya harus habis. Jika tidak maka mereka nunggu hingga malam. Dari keduanya bisa kupetik buahnya.
Nb:
Aku harus menghargai pekerjaann apa pun itu. Karna semua manusia sama di hadapan Tuuhan
1 komentar:
Masih banyak yang salah dalam hidup
Posting Komentar