Bukan suatu yang penting.
Mungkin kamu pernah diberi tahu orang tua, jika ini itu tidak baik! Jangan pernah lakukan ini! Eh jangan macem-macem. Percaya sama orang yang lebih tua! Kalau orang tua bilang ini tidak baik ya sudah turutin.
Bosen ya? Sudah sebal diceramahin sama orang tua?
Ya sama saya juga merasakan. Tapi sudah kah kita tahu apa sebab banyak orang tua seperti itu. Bisa mungkin saya menyebutnya orang tua yang kolot. Hampir tiap hari selalu mendengar wejangan orang tua, tentang ini lah itulah. Kok balik lagi.
Bukan lagi rahasia umum jika, orang tua sudah memiliki banyak pengalaman. Tapi bagaimana jika orang tua kita, yang selalu kita dengar wejangannya (Ya meskipun masuk telinga kanan keluar lewat telinga kiri, atau sebaliknya) dalam semasa hidupnya hanya selalu berdiam diri di rumah, kan tambah susah. Nyuruh ini itu kok gak punya pengalaman sama sekali.
Jika saya pribadi lebih suka, dengerin wejangan tapi yang ngasih tahu, ya tahu. Bukan hanya ngasih tahu, terus ditanya kenapa bisa begini, kenapa bisa begitu tanpa ada sebab. Okey, jika berbicara tentang alasan orang tua (saya tidak ingin pakai kata logika, terlalu tinggi) yang bisa dibilang "aneh" bin "apaan sih". Masih saya terima.
Misal, orang duduk di depan pintu, yang katanya orang tua bisa ngalangin, atau kita dibikin gak dapet jodoh. Ya kali jodoh ada hubungan dengan pintu (mungkin bisa). Hal semacam ini mungkin sudah lumrah di kehidupan sehari-hari tapi jika dipikir lagi, masa iya pintu buat jalan kok dihalangi sama orang duduk, kan gak sopan, orang pengen lewat, harus permisi? Apa gak ada tempat lain yang lebih luas daripada pintu?
Ada satu lagi, orang nyapu gak bersih katanya suaminya brewokan. Coba ingat, kenapa orang harus nyapu, lalu apa tujuan dari nyapu itu tadi? Nyapukan niatnya biar bersih, bukan untuk dibiarin kotor. Saya sendiri yang bingung. Masa iya nyapu tapi gak bersih, percum tak bergun itu namanya. Gak guna nyapu, tapi gak bersih.
Benar jika orang tua menasehatu itu selalu benar? Enggak kan? Coba kita pahami kenapa begini kenapa begitu, biar nanti ketika, kita berada pada tahap sebagai orang tua,ketika anak mu bertanya, nggak cuma bisa ngarang cerita yang sebenarnya dulu belum pernah kamu pertanyakan.