Jumat, 22 November 2019

Bahagia itu sederhana

Apa menurutmu bahagia itu?

Bahagia itu sederhana gak perlu hal besar untuk membuat kita tersenyum, tak perlu hal besar untuk membuat kita tertawa. Terkadang,bersama dengan orang-orang yang kita sayangi itupun kebahagiaan. Kebahagiaan itu relatif. Misalnya kita bahagia disaat mata pelajaran(mapel) seni, tapi org lain tidak.

Bahagia itu bagaimana kamu menganggap nya itu bahagia. Seperti kemarin, mungkin orang lain menganggapnya keterlaluan, tapi setidaknya orang itu tertawa.

Sedikit malam, menjelang subuh, saatnya orang orang menyambut mimpi. Mungkin aku keterlaluan, saat itu aku emang pengen iiseng, karena sebelumnya aku yang kena prankk. Aku nemu satu permen, bungkusan, harusnya isinya cokelat, tapi isinya adalah batu.

Tak kasiin ketemanku tadi. Eh ternyata dui makan langsung, enggak diliat dulu. Dia bilang, astaghfirullah ini batu Eka bukan coklat, aku gak terima, lah yang bilang ngasih coklat siapa? Yang penting bukan aku.



Temen ku yang baru selesai sholat aja langsung ketwa, apalagi aku, yang ngelihat secara langsung, dan parah banget becandaan ku, untung aja gak ketelen. Jadi INGET dulu waktu, masih awal tinggal di desa.

Belum masuk SD di sana, tapi masih main-main kesawah, dan taunya di sawah itu cuma ada kacang tanah, dan temen sepermainan ku isengnya nauzubillah, dia ngasih aku bungkus permen bilangnya isinya kacang tanah, eh ternyata isinya tai kambing yang sudah kering. Dan itu di sebarin ke temennya.

Lucu aja INGET semua itu bahagia dan enam di ketawain, meskipun itu hal yang tak seharusnya dikenang. Tapi jadi kenang-kenangan.

Tidak ada komentar:

Hukum kok dibeli?

 Opini Perlindungan pada korban itu penting.  Media sosial kerap kali dijadikan orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tidak kri...