Apa menurutmu bahagia itu?
Bahagia itu sederhana gak perlu hal besar untuk membuat kita tersenyum, tak perlu hal besar untuk membuat kita tertawa. Terkadang,bersama dengan orang-orang yang kita sayangi itupun kebahagiaan. Kebahagiaan itu relatif. Misalnya kita bahagia disaat mata pelajaran(mapel) seni, tapi org lain tidak.
Bahagia itu bagaimana kamu menganggap nya itu bahagia. Seperti kemarin, mungkin orang lain menganggapnya keterlaluan, tapi setidaknya orang itu tertawa.
Sedikit malam, menjelang subuh, saatnya orang orang menyambut mimpi. Mungkin aku keterlaluan, saat itu aku emang pengen iiseng, karena sebelumnya aku yang kena prankk. Aku nemu satu permen, bungkusan, harusnya isinya cokelat, tapi isinya adalah batu.
Tak kasiin ketemanku tadi. Eh ternyata dui makan langsung, enggak diliat dulu. Dia bilang, astaghfirullah ini batu Eka bukan coklat, aku gak terima, lah yang bilang ngasih coklat siapa? Yang penting bukan aku.
Temen ku yang baru selesai sholat aja langsung ketwa, apalagi aku, yang ngelihat secara langsung, dan parah banget becandaan ku, untung aja gak ketelen. Jadi INGET dulu waktu, masih awal tinggal di desa.
Belum masuk SD di sana, tapi masih main-main kesawah, dan taunya di sawah itu cuma ada kacang tanah, dan temen sepermainan ku isengnya nauzubillah, dia ngasih aku bungkus permen bilangnya isinya kacang tanah, eh ternyata isinya tai kambing yang sudah kering. Dan itu di sebarin ke temennya.
Lucu aja INGET semua itu bahagia dan enam di ketawain, meskipun itu hal yang tak seharusnya dikenang. Tapi jadi kenang-kenangan.
Jumat, 22 November 2019
Rabu, 20 November 2019
Tragedi teman dan pintu
Kau tau jika kamu bisa menertawakan sakit mu maka itu adalah suatu hal yang patut di kenang. Dan tak semua hal bisa ditertawakan, sebuah tragedi yang patut diketawain adalah ketika temanmu terkena musibah yang menimpanya. Bukan ketika temanmu sedih,jangan diketawain. Sungguh memalukan dan lucu juga kalau di ingat. Baik mungkin disini saya bisa sedikit berbagi.
Siang dan panasnya mentari yang jadi alasan seseorang kurang konsentrasi. Mungkin. Sayangnya seseorang itu saat ini ada di sebelahku. Kalau kamu ada disini saat itu mungkin kamu juga ketawa. Kurang lebih sepuluh menit yang lalu sebelum saya memutuskan untuk menulis ini. Saat saya membaca buku, teman saya nitip pesan agar saya ngawasi hpnya, mau ke gedung nya, katanya. Saya iyain aja, tapi saya gak bener merhatiin hpnya. Tidak lama dia menghilang dari hadapan ku. Suara gaduh di belakang tembok, seperti ada yang nabrak pintu kaca.
Belum merespon apapun, tapi pas kepikiran jangan jangan dia. Dia ternyata masih ada di sana masih mengusap kepala nya yang kejedot pintu kaca asrama. Benerkan, Pikirku. Lucu banget, kan dia sudah tahu pintunya dibuka yang sebelah kiri, malah lewatnya yang kanan. Mungkin dia sudah ngantuk banget. Dia ketawa akupun ikut ketawa. Di bilang jangan di ketawain. Di sebelah nya ada orang tapi orang itu tidak merespon apapun.
Gara gara itu dia langsung pergi, dan akupun balik. Masih dengan suasana yang menyenangkan. Untung saja tempatnya sepi. Kalau tidak, percaya dah, dia pasti malu banget. Pas dia balik aku masih ketwa. Dia izin tidur, yasudah tidur sana jawabku, masih ada sisa sisa tawa. Padahal sebelumnya niat nya pengen ngerjain tugas.
Ya ampun aku kesel banget sama orang yang di sebelah nya. Tapi tak masalah. Yang penting bisa di ketawain. Ternyata benar buru-buru temannya setan, pantes apes.
Siang dan panasnya mentari yang jadi alasan seseorang kurang konsentrasi. Mungkin. Sayangnya seseorang itu saat ini ada di sebelahku. Kalau kamu ada disini saat itu mungkin kamu juga ketawa. Kurang lebih sepuluh menit yang lalu sebelum saya memutuskan untuk menulis ini. Saat saya membaca buku, teman saya nitip pesan agar saya ngawasi hpnya, mau ke gedung nya, katanya. Saya iyain aja, tapi saya gak bener merhatiin hpnya. Tidak lama dia menghilang dari hadapan ku. Suara gaduh di belakang tembok, seperti ada yang nabrak pintu kaca.
Belum merespon apapun, tapi pas kepikiran jangan jangan dia. Dia ternyata masih ada di sana masih mengusap kepala nya yang kejedot pintu kaca asrama. Benerkan, Pikirku. Lucu banget, kan dia sudah tahu pintunya dibuka yang sebelah kiri, malah lewatnya yang kanan. Mungkin dia sudah ngantuk banget. Dia ketawa akupun ikut ketawa. Di bilang jangan di ketawain. Di sebelah nya ada orang tapi orang itu tidak merespon apapun.
Gara gara itu dia langsung pergi, dan akupun balik. Masih dengan suasana yang menyenangkan. Untung saja tempatnya sepi. Kalau tidak, percaya dah, dia pasti malu banget. Pas dia balik aku masih ketwa. Dia izin tidur, yasudah tidur sana jawabku, masih ada sisa sisa tawa. Padahal sebelumnya niat nya pengen ngerjain tugas.
Ya ampun aku kesel banget sama orang yang di sebelah nya. Tapi tak masalah. Yang penting bisa di ketawain. Ternyata benar buru-buru temannya setan, pantes apes.
Minggu, 10 November 2019
Mencari Alasan bertemu Tuhan
Di sisi kanan malam, disisi kiri fajar, ia berdiri dengan kekosongan hati, menangis tanpa mengerti sebab, mengerti pada masalah rumit, ruwet, yang membingungkan. Berdiri pada beton tua, menghadap ke depan, dan tubuhnya pun terbang, hilang pada kegelapan malam. Seisi dunia ini tidak ada yang peduli dengan apa yang terjadi padanya. Setetes air mata jatuh mendahului dentuman di telinganya.
Mencoba mengingat kenangan indah masa lalu yang saat ini dia damba. Waktu takkan terulang hanya terulang jika kau mengingatnya. Senyuman manis terukir di bibirnya. Semoga ini jalanku ke surga. Pikirnya sebelum rencana itu di dapatnya.
Semua sama saja tiada yang istimewa. Mungkin hanya sulit di jelaskan, dia terluka pada hari itu, goresan luka terngiang, darah meluncur dari dahi ke sebelah alisnya. Berjalan tertatih menuju pondok kecil dan tertutup. Terus berjalan dengan kesendirian. Menangisi apa yang terjadi. Kerusuhan yang terjadi di daerah nya mengharuskan dia mencari tempat berlindung. Dia cerdik di segala bidang, _licik_ pada keserakahan.
Tertawa pada ketidakadilan, bahagia atas kesalahan. Meneriaki kesewenangannya. Tunduk pada kejahatan. Patuh pada kebajikan. Ia menatap dirinya di cermin. Haaa Tuhan tidak akan Sudi bertemu dengan ku. Seorang yang kejam.
Tertegun dirinya saat ia menyadari kekecewaan nya pada Tuhan. Bagaimana keinginannya bisa terkabul. Jika ingin hutang harus menemui si lintah darat. Maka jika harus meminta harus menemui Tuhan?
Mencoba mengingat kenangan indah masa lalu yang saat ini dia damba. Waktu takkan terulang hanya terulang jika kau mengingatnya. Senyuman manis terukir di bibirnya. Semoga ini jalanku ke surga. Pikirnya sebelum rencana itu di dapatnya.
Semua sama saja tiada yang istimewa. Mungkin hanya sulit di jelaskan, dia terluka pada hari itu, goresan luka terngiang, darah meluncur dari dahi ke sebelah alisnya. Berjalan tertatih menuju pondok kecil dan tertutup. Terus berjalan dengan kesendirian. Menangisi apa yang terjadi. Kerusuhan yang terjadi di daerah nya mengharuskan dia mencari tempat berlindung. Dia cerdik di segala bidang, _licik_ pada keserakahan.
Tertawa pada ketidakadilan, bahagia atas kesalahan. Meneriaki kesewenangannya. Tunduk pada kejahatan. Patuh pada kebajikan. Ia menatap dirinya di cermin. Haaa Tuhan tidak akan Sudi bertemu dengan ku. Seorang yang kejam.
Tertegun dirinya saat ia menyadari kekecewaan nya pada Tuhan. Bagaimana keinginannya bisa terkabul. Jika ingin hutang harus menemui si lintah darat. Maka jika harus meminta harus menemui Tuhan?
Jumat, 01 November 2019
Harian 9
Jum'at, 1.11.2019
Tanggal baru, bulan baru, suasana baru.
Mungkin tahunnya saja yang sama. Hujan. Syukurlah sudah ada hujan di sini, mungkin berkah setelah sholat meminta hujan(aku lupa apa namanya) pada hari Rabu kemarin, jam 8 pagi.
Setelah berhari hari panas nya yang sangat menyengat,ketika jalan debu nya berhamburan, mata sakit karena menantang matahari, apalagi jika ada matkul jam satu siang itu tambah bikin males, bawaannya ngantuk, pusing, apalagi matkul di labsos lantai tiga(dulu buat ospek prodi) panas banget ac nya mati, tambah pengen rebahan aja.
Semalam katanya gerimis dan tadi malam katanya hujan di sertai guntur, sayang sekali dimalam hari tidak ada pelangi, mungkin cantik jika di taburi oleh bintang-bintang. Mungkin gak sih?
Paginya mendung, kan enak, setengah tujuh berangkat masuk jam tujuh (harusnya) eh dosennya gak ada, dan bilangnya baru jam sembilan. Sebelumnya udah ada niat, semisal dosenya gak dateng ikut senam, sesuai rencana 10% lah.
Tanggal baru, bulan baru, suasana baru.
Mungkin tahunnya saja yang sama. Hujan. Syukurlah sudah ada hujan di sini, mungkin berkah setelah sholat meminta hujan(aku lupa apa namanya) pada hari Rabu kemarin, jam 8 pagi.
Setelah berhari hari panas nya yang sangat menyengat,ketika jalan debu nya berhamburan, mata sakit karena menantang matahari, apalagi jika ada matkul jam satu siang itu tambah bikin males, bawaannya ngantuk, pusing, apalagi matkul di labsos lantai tiga(dulu buat ospek prodi) panas banget ac nya mati, tambah pengen rebahan aja.
Semalam katanya gerimis dan tadi malam katanya hujan di sertai guntur, sayang sekali dimalam hari tidak ada pelangi, mungkin cantik jika di taburi oleh bintang-bintang. Mungkin gak sih?
Paginya mendung, kan enak, setengah tujuh berangkat masuk jam tujuh (harusnya) eh dosennya gak ada, dan bilangnya baru jam sembilan. Sebelumnya udah ada niat, semisal dosenya gak dateng ikut senam, sesuai rencana 10% lah.
Rabu, 30 Oktober 2019
Harian 8
Rabu,30102019
.Mentoring kali ini materinya adalah tentang waktu,
Pengertian waktu.
Waktu adalah ciptaan Allah yang berada luar kendali manusia.
Ada kata bijak yang menurutku ok
"Kau begitu bernafsu menjaganya. Tapi kau selalu kehilangan dia. Dia lah sang waktu."
Ini yang mungkin sering aku rasakan
1. Waktu itu tak terasa. Terkadang kita merasa waktu cepat berlalu yang penting maupun yang tidak penting.
2. Memiliki kecepatan yang berbeda (tergantung situasi)
3. Tak dapat digantikan
Waktu adalah milik Allah. Karena itu yang bisa mengatur waktu hanyalah Allah SWT
Agar Allah mengatur waktu kita
Tips nya
1 isi waktu luang dg kegiatan yg bermanfaat.
2 isi waktu dg banyak kegiatan
3.memiliki waktu waktu yg di utamakan.
Mengawali SHOLAT.
_______....……...._______
Takkan pernah ada yang abadi di dunia ini. Begitupun dengan ingatan ku. Mungkin menurut orang lain,aku lupa itu mengada ngada, tapi satu hal yang aku tahu,aku lupa itu bukanlah keinginan ku. Mereka bisa bilang lupaku hanya omkos.
Tapi aku lupa beneran. Bahkan dalam satu hari belum tentu aku dapat mengingat secuil kisah.
Lebih parah lagi jika aku lupa nama orang, bahkan aku pernah lupa siapa dia, tapi aku merasa kenal. Ada pula disaat aku ingin bicara itu lupa. Penyakit lupa ku sudah parah.
Tidak enak jadi pelupa itu, lupa itu akan membuatmu lelah karena mengingat namun tak ingat.
Temenku pernah bertanya. " kenapa kamu bisa kayak gak ada masalah. " aku menjawabnya begini. "Bukanya aku gak punya masalah, hanya saja aku melupakan nya"
_____________________Eka Apriliyah, 30102019
.Mentoring kali ini materinya adalah tentang waktu,
Pengertian waktu.
Waktu adalah ciptaan Allah yang berada luar kendali manusia.
Ada kata bijak yang menurutku ok
"Kau begitu bernafsu menjaganya. Tapi kau selalu kehilangan dia. Dia lah sang waktu."
Ini yang mungkin sering aku rasakan
1. Waktu itu tak terasa. Terkadang kita merasa waktu cepat berlalu yang penting maupun yang tidak penting.
2. Memiliki kecepatan yang berbeda (tergantung situasi)
3. Tak dapat digantikan
Waktu adalah milik Allah. Karena itu yang bisa mengatur waktu hanyalah Allah SWT
Agar Allah mengatur waktu kita
Tips nya
1 isi waktu luang dg kegiatan yg bermanfaat.
2 isi waktu dg banyak kegiatan
3.memiliki waktu waktu yg di utamakan.
Mengawali SHOLAT.
_______....……...._______
Takkan pernah ada yang abadi di dunia ini. Begitupun dengan ingatan ku. Mungkin menurut orang lain,aku lupa itu mengada ngada, tapi satu hal yang aku tahu,aku lupa itu bukanlah keinginan ku. Mereka bisa bilang lupaku hanya omkos.
Tapi aku lupa beneran. Bahkan dalam satu hari belum tentu aku dapat mengingat secuil kisah.
Lebih parah lagi jika aku lupa nama orang, bahkan aku pernah lupa siapa dia, tapi aku merasa kenal. Ada pula disaat aku ingin bicara itu lupa. Penyakit lupa ku sudah parah.
Tidak enak jadi pelupa itu, lupa itu akan membuatmu lelah karena mengingat namun tak ingat.
Temenku pernah bertanya. " kenapa kamu bisa kayak gak ada masalah. " aku menjawabnya begini. "Bukanya aku gak punya masalah, hanya saja aku melupakan nya"
_____________________Eka Apriliyah, 30102019
Selasa, 22 Oktober 2019
Mati dipagi hari kian menghilang 😴😁😁
Dua hari ini aku mulai menjadi pendengar yang lumayan baik. Biasanya kan aku ngantuk banget waktu dosen nerangin, biasanya sih, tinggal tidur, bukan tapi ketiduran. Saat itu mungkin aku belum terlalu lihat dampaknya. Dan setelah UTS kemarin,terlihat semua masalahnya, nilai ku parah, haduuh padahal udah ngopi tapi masih ngantuk.
Gak enaknya ngantuk,apalagi tidur, itu aku gak bisa fokus, pada kehidupan yang di sekitar ku. Susah dah kalau ngantuk udah nyerang, diajak ngobrol gak nyambung, fokusnya kemana mana terkadang susah juga bedain .ana yang mimpi dan mana yang nyata.
Padahal nih aku pengen tidur cuma 2jam dalam sehari, biar aku gak ngelewatin masa mudaku, ya kan kalau malam kan menyenangkan, otak lebih enak di buat belajar (aku jarang banget belajar, cenderung gak pernah).
Target tak sesuai dengan pengorbanan, sumpah itu yang aku rasakan, pengen nilai B tapi gak pernah belajar. Dengerin dosen aja enggak, apalagi belajar. Sebenarnya aku tuh pengen banget cari masa dimana aku bisa belajar lebih paham yang di pelajari, dan aku suka dengan gaya belajar ku.
Cara belajar yang tepat gimana sih?
Gak enaknya ngantuk,apalagi tidur, itu aku gak bisa fokus, pada kehidupan yang di sekitar ku. Susah dah kalau ngantuk udah nyerang, diajak ngobrol gak nyambung, fokusnya kemana mana terkadang susah juga bedain .ana yang mimpi dan mana yang nyata.
Padahal nih aku pengen tidur cuma 2jam dalam sehari, biar aku gak ngelewatin masa mudaku, ya kan kalau malam kan menyenangkan, otak lebih enak di buat belajar (aku jarang banget belajar, cenderung gak pernah).
Target tak sesuai dengan pengorbanan, sumpah itu yang aku rasakan, pengen nilai B tapi gak pernah belajar. Dengerin dosen aja enggak, apalagi belajar. Sebenarnya aku tuh pengen banget cari masa dimana aku bisa belajar lebih paham yang di pelajari, dan aku suka dengan gaya belajar ku.
Cara belajar yang tepat gimana sih?
Sabtu, 12 Oktober 2019
Harian 7
Minggu,7102019
Akhirnya, setelah dua bulan tidak pulang, kini ada kesempatan bagiku untuk pulang kampung. Bahagia banget waktu masuk kamarku.
Kamar sederhana yang aku rindukan. Iya, rindu banget malahan. Baru buka tuh terlihat rapi dan bersih, tapi aku yakin itu tidak akan bertahan lama.
Ternyata perjalanan Madura-Gresik itu jauh juga, tidak seperti yang aku bayangkan. Pagi itu aku sudah siap-siap, dan uhhh uadah senengg banget.
Aku bilang ke bapak lewat SMS, "pak tak tunggu ndek kantin"
Udah nunggu dari jam 5:00 eh ternyata bapak belum berangkat, katanya masih ke bengkel gantiin oli. Duhh kesel kan. Buang waktu sedikit buat menunggu. Aku jalan ke sekret, untung ada temen. Gak lama di sana, bapak telpon, katanya aku balik ke asrama aja dulu. Ya sudahlah aku balik ke asrama.
Aku balik kalau tidak salah jam 8, jadi aku nunggu dua jam, aku bilang semisal nya udah nyampek telpon atau SMS. Udah tak tinggal tidur, duh kurang ajar banget aku jadi anak,bapaknya bela belain panas-panasan ditinggal tidur, astaghfirullah, ampuni aku Ya Allah, maafkan anakmu ini bapak.
Pas di perjalanan, pantesan lama, jauh banget. Apalagi di pelabuhan nunggu lama. Panas. Suara ombak yang menenangkan hati, semilir angin yang sedikit menghapus kegerahan. Tetap sama, sewaktu masuk kawasan Gresik.
Sampai si rumah,eh, ternyata ada kabar, yang tidak mengenakan, bahwa ada orang yang tega membunuh menantu dan istrinya dengan dibacok. Haduh, banyak sekali tanggapan bahwa, si kakek yang tadi itu orang gak waras. Entah apa yang terjadi, ada yang bilang saat kejadian tersebut sedang tidur.
Akhirnya, setelah dua bulan tidak pulang, kini ada kesempatan bagiku untuk pulang kampung. Bahagia banget waktu masuk kamarku.
Kamar sederhana yang aku rindukan. Iya, rindu banget malahan. Baru buka tuh terlihat rapi dan bersih, tapi aku yakin itu tidak akan bertahan lama.
Ternyata perjalanan Madura-Gresik itu jauh juga, tidak seperti yang aku bayangkan. Pagi itu aku sudah siap-siap, dan uhhh uadah senengg banget.
Aku bilang ke bapak lewat SMS, "pak tak tunggu ndek kantin"
Udah nunggu dari jam 5:00 eh ternyata bapak belum berangkat, katanya masih ke bengkel gantiin oli. Duhh kesel kan. Buang waktu sedikit buat menunggu. Aku jalan ke sekret, untung ada temen. Gak lama di sana, bapak telpon, katanya aku balik ke asrama aja dulu. Ya sudahlah aku balik ke asrama.
Aku balik kalau tidak salah jam 8, jadi aku nunggu dua jam, aku bilang semisal nya udah nyampek telpon atau SMS. Udah tak tinggal tidur, duh kurang ajar banget aku jadi anak,bapaknya bela belain panas-panasan ditinggal tidur, astaghfirullah, ampuni aku Ya Allah, maafkan anakmu ini bapak.
Pas di perjalanan, pantesan lama, jauh banget. Apalagi di pelabuhan nunggu lama. Panas. Suara ombak yang menenangkan hati, semilir angin yang sedikit menghapus kegerahan. Tetap sama, sewaktu masuk kawasan Gresik.
Sampai si rumah,eh, ternyata ada kabar, yang tidak mengenakan, bahwa ada orang yang tega membunuh menantu dan istrinya dengan dibacok. Haduh, banyak sekali tanggapan bahwa, si kakek yang tadi itu orang gak waras. Entah apa yang terjadi, ada yang bilang saat kejadian tersebut sedang tidur.
Langganan:
Postingan (Atom)
Hukum kok dibeli?
Opini Perlindungan pada korban itu penting. Media sosial kerap kali dijadikan orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tidak kri...
-
Minggu, 25,Agustus/2019 Putih, Kelabu, dan Hitam. Semua kebaikan pasti ada sisi buruk yang ter...
-
Sabtu 24,Agustus 2019 Terkadang apa yang kita harapkan berbeda dengan yang kita dapatkan. Seperti hari ini banyak hal baru yang di luar d...
-
Rabu,30102019 .Mentoring kali ini materinya adalah tentang waktu, Pengertian waktu. Waktu adalah ciptaan Allah yang berada luar kend...